Jakarta (KABARIN) - Keterbatasan pasokan chip memori global disebut berpotensi menunda peluncuran dua perangkat terbaru Apple, yakni MacBook Pro dan Mac Studio generasi baru.
Jurnalis Bloomberg Mark Gurman dalam laporan Macrumors, Minggu (19/4), menyebutkan bahwa MacBook Pro 14 inci dan 16 inci yang sebelumnya diprediksi rilis pada akhir 2026 kini kemungkinan mundur ke awal 2027.
Sementara itu, Mac Studio diperkirakan akan diperkenalkan pada pertengahan 2026, bertepatan dengan ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) pada Juni. Namun, pengiriman ke konsumen diperkirakan baru dimulai sekitar Oktober 2026 akibat kendala pasokan chip.
MacBook Pro generasi baru dikabarkan membawa perubahan besar, seperti dukungan layar sentuh, penggunaan chip M6 Pro dan M6 Max, panel OLED, fitur Dynamic Island, serta desain yang lebih ramping. Perangkat ini juga disebut-sebut akan menggunakan nama baru, MacBook Ultra.
Selain itu, macOS 27 disebut akan menghadirkan antarmuka yang lebih optimal untuk penggunaan layar sentuh.
Untuk Mac Studio terbaru, perangkat ini akan ditenagai chip M5 Max dan M5 Ultra. Berbeda dengan generasi sebelumnya yang memakai kombinasi M4 Max dan M3 Ultra, karena Apple disebut belum merilis varian M4 Ultra.
Meski membawa peningkatan performa, perubahan desain Mac Studio diperkirakan tidak signifikan.
Dengan kondisi pasokan memori saat ini, Mac Studio diperkirakan hadir sekitar Oktober 2026, sementara MacBook Pro layar sentuh paling lambat meluncur pada Januari 2027.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026